BINTANG MESIAS

Bahasa Yunani untuk bintang itu ASTER.

Alkitab mencatat itu BINTANG atau ASTER.

Untuk memahaminya:

1. Itu pasti bintang di atas, bukan semacam fosfor, ketika Alkitab berkata bintang ya bintang.

2. Penafsiran paling logis ttg siapa orang Majus itu ialah orang Moab, sebab hanya ada satu nubuatan tentang Bintang Mesias, yaitu yang diucapkan oleh nabi orang Moab, si Bileam.

3. Semua pelaut tahu bahwa bintang salib itu menunjuk Selatan, sedangkan bintang tujuh menunujuk Utara. Dan ada bintang Lain yang menunjuk arah lebih spesifik. Bintang zaman dulu memang petunjuk arah, tetapi yang satu ini petunjuk kelahiran Mesias.

3. Bintang ini jelas bintang special, karena jika bintang alami maka pasti masih ada sampai sekarang. Kita tahu ini bintang special karena hanya muncul pada saat Allah dilahirkan menjadi manusia. Sesudah itu bintang ini hilang. Sebelumnya tidak ada dan sesudahnya tidak ada lagi.

4. Ketika bintang Mesias ini muncul, orang Moab yang memiliki tuturan tradisi tentang nabi mereka yang hebat, Bileam, pasti ada cerita tentang Bintang yang ajaib jika Mesias raja Yahudi yang hebat lahir, maka ketika mereka melihat bintang yang ajaib, mungkin sinarnya yang berbeda, mereka tahu ada Raja Yahudi, yang lebih hebat dari Salomo LAHIR.

5. Bintang itu ada di sebelah Barat sehingga mengantar orang Moab ke Yerusalem.

6. Sesampai di Yerusalem bintangnya tidak terlihat lagi, maka mereka cek ke istana Herodes, karena logisnya pikir mereka seharusnya bayi itu anak raja. Tetapi Herodes malah bingung, dan pasti terjadi kasak-kusuk bahwa rombongan ini berkata ada Raja yang Agung lahir. Dan seisi istana pasti menduga itu Mesias maka panggil Ahli Taurat.

7. Ahli Taurat hanya perlu buka Mika 5:1, dan memberitahu orang Majus posisi bayi itu di Bethlehem. Cari sendiri.

8. Orang Majus sdh dapat keterangan yang cukup baik karena kota Bethlehem itu kampung kecil, ada berapa bayi pasti bisa dihitung dengan jari. Mereka yakin pasti bisa ketemu.

9. Bayi Yesus sudah di atas satu bulan, karena Maria sudah melakukan pentahiran paskah melahirkan, yaitu 30 hari sesudah melahirkan. Dan mereka sebenarnya pasti sudah berencana pulang ke Nazareth.

10. Sekali lagi ini bukan bintang alami yang tetap tak bergerak, tetapi bintang Mesias. Ketika mereka tiba di Bethlehem bintang itu terlihat lagi. Tidak dikatakan bintang itu ada di sebelah Utara atau Selatan dari posisi mereka. Tetapi seperti pelaut yang mengikuti arah bintang, mereka pasti menuju arah bintang.

11. Ketika mereka berjalan ke arah Bintang, dan berhadapan (mentok) dengan rumah orang. Ketika mereka tanya tentang bayi, mereka dapatkan ada bayi yang lahir sekian hari lalu, mungkin 32/33/34/35 hari lalu. Dan orang Majus saling pandang karena saat itu tepat sekali saat munculnya bintang itu.

12. Mereka bercerita tentang Bintang, tentang bagaimana perjalanan mereka sampai ke istana Herodes dan diberi petunjuk oleh Ahli Taurat ke kota Bethlehem. Dan mereka memberikan hadiah yang sangat berarti.

13. Orang Majus tambah yakin bahwa mereka telah dituntun bertemu bayi Sang Raja ketika disuruh tidak balik lewat Yerusalem, karena Herodes berniat jahat.

14. Sepulangnya orang Majus, Maria dan Yusuf berencana segera berangkat kembali ke Nazareth, namun dicegah dan disuruh ke Mesir karena Nazareth masih wilayah kekuasaan Herodes, kalau dia dengar pasti dia kirim pembunuh ke sana.

15. Orang Majus pulang, Yusuf Maria berangkat ke Mesir.  Herodes merasa kecolongan dan marah. Dia kirim pasukan untuk membunuh bayi 2 tahun ke bawah, sengaja dibangsi agar bayi Mesias tak mungkin lolos, karena dia kuatir orang Majus tidak jujur tentang waktu bintang itu muncul.

16. Bayi di Bethlehem yang hanya beberapa orang disembelih, pasti bikin kaget dan heboh. Bayi yang dibunuh sesungguhnya dibawa ke Sorga, sedangkan orang tua mereka yang tidak peduli Mesias lahir di tengah mereka dihukum, menjerit-jerit.

17. Yesus diperkirakan dilahirkan sekitar Juni, awal musim panas, maka perjalanan orang Majus ke Bethlehem pasti akhir Juli. Dan saat itu pula Yusuf dan Maria berangkat ke Mesir. Yesus mustahil lahir di bulan Desember, lalu mereka berangkat ke Mesir bulan Januari, cuacanya impossible. Tanggal 25 Desember itu Natal Yesus lain, yang diciptakan oleh para penyesat yang mengacaukan doktrin kekristenan dan banyak hal lain. Merekalah yang menggabungkan gereja dengan negara, membaptis bayi, mengangkat imam yg bukan keturunan Harun, dan menciptakan serta mengikut Paradosis (tradisi) hingga sesat.

Semoga bisa dipelajari dengan baik, jika ada pertanyaan, silakan menghubungi saya.

Jakarta, 11 Des 2020
DR. SUHENTO LIAUW
<www.graphe-ministry.org>
Channel YouTube: GBIA GRAPHE
MARANATHA!

Leave a Reply

Your email address will not be published.