AMBISI & AMBISI

Inti dari semua permasalahan ialah AMBISI MENGUASAI DUNIA.

Semua peperangan jika dihitung dari Zaman Nebukadnezar sampai yang perang antar kampung (tawuran) ialah AMBISI UNTUK MENANG ATAU MENGUSAI YANG LAIN.

Hitler berambisi mengusai Eropa, dan jenderal Jepang berambisi menguasai Asia. Jepang dan Hitler tadinya meminta AS di pihak netral saja karena mereka tahu AS kuat. Sedangkan Eropa yang dalam waktu sangat singkat disikat habis Hitler, sisa dua yang besar saja yaitu Inggris dan Rusia.

Winston Churchill meminta sangat agar AS masuk karena sudah setengah mati hadapi Hitler, jika bukan dipisahkan laut sehingga tank Hitler ngak bisa lewat, Inggris tidak ada lawan. Jepang juga minta AS tidak masuk sehingga dia bebas kuasai seluruh Asia tanpa tanding.

Tetapi kemudian situasi tidak terhindari, kapal2 dagang AS ditenggelamkan Hitler bahkan kapal2 yang bawa misionari ditenggelamkan, AS tak bisa tidak masuk.

Di sebelah Timur, Asia dalam sekejap diobrak-abrik oleh Jepang yang sudah ada persiapan persenjataan sementara yang lain jauh terbelakang. China yang tadinya perang saudara antar Nasionalis Chiang dan Komunis Mao kaget ketika Nanking dibumihanguskan dan keteter sama-sama lari ke pedalaman Barat.

Karena mungkin kelihatannya bagaimana pun AS akan masuk maka Jepang telikung dari belakang, kirim pesawat bermaksud melumpuhkan armada laut shg AS kehilangan kemampuan ofensif, tetapi jumlah Kapal AS sangat banyak, yg ada di Hawaii tidak seberapa.

Beberapa bulan sebelum Hitler kalah presiden AS Roosevelt meninggal, dan digantikan oleh wakilnya Truman. Sebenarnya Jepang sudah pasti kalah, karena Abangnya Hitler sudah dikalahkan oleh Eisenhower, dan AS mempersiapkan penyerang terakhir ke Jepang sekitar satu juta pasukan di bawah MacArthur.

Tetapi hitung2an, Jepang tidak mau menyerah total tanpa syarat, dan akan memang tetapi ratusan ribu pasukan AS bisa jadi korban. Akhirnya atas usulan MacArthur pakai bom. Satu bom di Hiroshima Jepang tidak bergetar, dan bom kedua di Nagasaki, Jepang tahu jika tidak menyerah tanpa syarat Jepang bisa punah.

Kita harus sangat bersyukur, terutama China, bahwa dipilih pakai bom, sebab seandainya Jepang ajak AS runding DAMAI DENGAN SYARAT, Jepang bersedia ganti rugi perang dll, namun tetap mengusai seluruh Asia, maka kita sekarang pergi ke kuil Shinto.

Setelah PD II selesai 1945, sekutu ingin membagi China jadi beberapa negara, tetapi AS bilang tidak boleh. Sebenarnya Belanda mau kembali ke Indonesia, dan Indonesia tak mungkin menang dengan bambu runcing. Tetapi AS berkata tidak boleh, kasih merdeka. Seandainya saat itu jika AS BERAMBISI menguasai dunia, dia bisa. Tidak ada lawan kok. Hitler dan Jepang yang paling hebat sudah dihabiskan apa susahnya habisin Rusia.

Pada awal abad 20, warga negara AS itu penuh orang Kristen lahir baru, mereka sangat mengasihi Tuhan. Dosen saya Dr. Coughil berkata masa dia kecil di kota kecilnya, minggu pagi orang tidak ke Gereja itu pasti dinilai sangat tidak wajar. Mereka bukan bangsa yang BERAMBISI mengusai manusia lain. Bahkan di zaman Abraham Lincoln mereka membebaskan budak.

Sesudah PD II, komunisme yg dipimpin Rusia melaju mengangkangi berbagai negara. Dan di China mulai lagi pertempuran antara Nationalis Chiang dan Komunis Mao, sebenarnya jika AS mau bantu Chiang pasti Mao bisa dihabiskan. Waktu itu AS belum melihat bahwa komunis sangat berbahaya, sampai kemudian baru menyadari sehingga membantu Korsel yang sdh hampir dihabiskan oleh pasukan Kim IL Sung yang dibantu China.

Perang saudara China sampai tahun 1948, Chiang kalah karena pemerintahannya sangat korup, dan Mao memanfaatkan petani miskin dengan janji yang muluk2. Akhirnya Chiang tergusur sampai ke pulau Taiwan. Mao sebenarnya mau habisin Chiang, tetapi tidak ada satu pun kapal yang tersisa untuk menyerang ke Taiwan. Waktu itu di PBB yang diakui adalah China Taiwan.

Mao dan komunisnya luar biasa kejam, tahun 1966-76, Mao melancarkan Revolusi Budaya, semua orang disuruh jadi petani. Dan semua buku yang bau Barat harus dibakar, dan kalau ada yang simpan dituduh condong ke Barat. Sehingga dokter spesialis yg ijazahnya tulisan bhs Inggris, ditangkap dan suruh jadi petani. Selama 10 th Revolusi Budaya Mao, dia membunuh sekitar 20 jt rakyatnya kurang lebih dengan jumlah yang dibunuh Jepang.

Deng adalah anak didik Zhao En Lai, saya senang karena mereka ini orang Hakka. Zhao bilang Deng jika saya mati kalian harus hati-hati. Eh benar, saat Zhao mati, Deng Xiao Ping langsung ditangkap dan dipenjarakan, padahal Deng itu wakil PM Zhao. Dan ketika Mao meninggal teman2 Deng bergegas ke penjara bebaskan Deng, dan dia keluar langsung tangkap the gang of four, dan memulai Reformasi dengan polesi pintu terbuka.

AS menyambut dengan sangat senang karena melihat China berubah. Tadinya musuh kemudian dijadikan teman, bahkan bersiap menolong secara ekonomi.

China dan berbagai negara termasuk Indonesia ditolong oleh AS dengan hampir tidak dikenakan tarif import dari negara-negara yang ditolong. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh China untuk mengundang investor dan semuanya berbondong-bondong masuk. Dan barang-barang diexport ke AS hampir tanpa tarif masuk. Ekonomi China melambung di atas satu digit. Bahkan berkembang sampai China menjadi kaya, sampai AS pinjam duit dgn China. Dan China diam-diam punya ambisi dan ambisi yang kurang baik, yaitu ingin mencaplok Taiwan secara militer. AS punya undang-undang yang mewajibkan AS melindungi Taiwan jika diserang.

HAMPIR sama dengan pemikiran Osama yang sangat benci Israel dan merasa tidak bisa sentuh Israel selama AS kuat dan membacking Israel maka itu dia mau sikat AS. Begitu juga dgn China yang mau caplok Taiwan tetapi tidak bisa selama belum bisa mengalahkan AS. Inilah yang membuat China membangun militer untuk tandingi AS.

Trump adalah anak jenius, yg kata bapaknya, setiap barang yang disentuhnya, jadi emas. Trump melihat bahwa China yang semakin kaya bukan hanya mau kaya secara ekonomi tetapi punya ambisi militer, ini sangat berbahaya, sebenarnya bukan hanya bagi AS tetapi bagi dunia.

Langkah pertama Trump, hapus kategori China sebagai negara miskin, sehingga tarif barang dari China masuk AS naik. China kaget dan marah besar, dan Indonesia juga sama dihapus daribkategori negara miskin, tetapi Indonesia tidak marah seperti China.

Di pikiran Trump, kita sudah tolong China dari negara miskin sampai jadi kaya, eh dia punya ambisi sikat kita. Kalau di dunia dagang, kita kasih dia modal dagang bantu dia, eh dia ambil langganan kita dan malah mau matikan usaha kita.

China punya ambisi menguasai dunia, dan ambisi ini sangat bahaya, karena ambisi inilah yang ada di hati Hitler dan dia sangat pintar pidato sehingga seluruh rakyat Jerman sangat bersemangat bersamanya, dan ambisi ini juga yang ada di hati para jenderal Jepang.

Ambisi AS, kalau mau menguasai dunia SECARA militer, sdh bisa sejak PD II, dan saat Soviet kolep, tetapi AS negara demokrasi, jika Kongres dan Senat tak setuju, dan cuma presiden yang ambisi, tidak bisa terlaksana karena paling lama dia berkuasa cuma 8th, dan Trump tinggal 4 th kalau terpilih, bukan yang seumur hidup.

Ya, ini sedikit ulasan dari penilaian sebagai orang Kristen lahir baru karena kata Alkitab.

1Co 2:15 ITB Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain.

Jakarta, 18 April 2020
DR. SUHENTO LIAUW
<www.graphe-ministry.org>
Maranatha!

Leave a Reply

Your email address will not be published.