EMPAT BIDAT BAHKAN ENAM

Menurut buku yang ditulis Anthony A. Hoekema, The Four Major Cults, Ketika kekristenan sampai abad 19, muncul 4 bidat, yaitu Mormon, Saksi Jehovah, Christian Science, dan Advent.

Joseph Smith, lahir 1805, dan sekitar tahun 1830 ia berkata bahwa ia dapat wahyu dalam lempengan emas, dan kemudian dia salin menjadi kitab Mormon. Nama gereja Mormon di Indonesia ialah Gereja Orang-orang Kudus Akhir Zaman. Orang2 Kudus yang disuruh kawin sebanyak-banyaknya.

Charles Taze Russell, lahir 16 February 1852. Dia seorang Presbyterian (Calvinis), yang marah atas pengajaran bahwa Tuhan menetapkan orang masuk Sorga dan Neraka. Kesesatan pertamanya adalah mengajarkan tidak ada Neraka. Kemudian berkembang menjadi tidak masuk Sorga kecuali 144.000 orang saja, dan Yesus bukan Allah yang maha kuasa, melainkan ciptaan pertama. Pada awalnya ia menamakan pengikutnya Murid Alkitab. Kemudian penggantinya, Joseph Rutherford memberi nama Saksi Jehovah. Sekarang di Indonesia mereka memakai nama Saksi Yehuwa.

Christian Science, adalah sebuah set kepercayaan dan praktek dari gerakan keluarga metaphysical family. “It was developed in 19th-century New England by Mary Baker Eddy, who argued in her book Science and Health (1875) that sickness is an illusion that can be corrected by prayer alone. The book became Christian Science’s central text, along with the Bible, and by 2001 had sold over nine million copies.” Buku Mrs. Eddy adalah patokan utama disamping Alkitab. Nama resmi Gereja ini dalam bahasa Indonesia adalah Gereja Kristus, Ahli Ilmu Pengetahuan (Inggris: The Church of Christ, Scientist).

Advent, didirikan Ellen Gould White (EGW), lahir 26 November 1827 dan William Miller. Ellen selalu mendapat penglihatan, dan bertemu malaikat beberapa kali yang terjadi pada tahun 1844, Ellen kemudian menuliskan buku dan melalui tulisannya, ia menekankan untuk mutlak MENGUDUSKAN hari Sabat, dan menjalankan berbagai ketentuan hukum Taurat.

Dari 4 bidat dalam kekristenan yang muncul abad 19, kita dapatkan dua PENYIMPANGAN yang menjadi penyebabnya, yaitu;
[1] Mendapatkan wahyu tambahan di luar Alkitab,
[2] Salah menafsirkan Alkitab.

Advent, Mormon, adalah yang termasuk dalam kategori mendapat wahyu liar tambahan. EGW dapat kunjungan malaikat, dan Joseph Smith juga dapat kunjungan malaikat sehingga muncul kitab Mormon.

Saksi Yehowa dan Christian Science adalah yang termasuk dalam kategori salah menafsirkan Alkitab. Awal munculnya SY tidak ada tambahan wahyu, walau belakangan mereka mengubah ayat2 Alkitab untuk menyesuaikannya dengan selera mereka. Sedangkan pendiri Christian Science, Mary Baker Eddy awalnya tidak mengklaim mendapat Wahyu, dia mengklaim semua sakit penyakit hanya ilusi dan bisa disembuhkan hanya dengan doa, dan menekankan approach terhadap Alkitab secara metaphisyc.

JIKA KITA CERMATI, BUKANKAH PENAFSIRAN John Calvin bahwa Allah menetapkan orang masuk Sorga TANPA KONDISI, bahkan termasuk menetapkan semua kejahatan di muka bumi, adalah juga sebuah kesalahan penafsiran?

Dr. Laurence Vance, dalam bukunya The Other Side of Calvinism, menulis bahwa Calvinisme adalah wabah/pandemi yang menulahi kekristenan. Hampir tidak ada denominasi yang lolos, padahal theologi ini sangat menista Allah. Jika semua kejahatan di muka bumi mulai dari kejatuhan Adam adalah ketetapan Allah, bahwa semua perang, termasuk PD I, dan PD II, dan pembunuhan 5 juta orang Yahudi, pesawat tabrak WTC, dan semua kegiatan ISIS, adalah KETETAPAN dan RANCANGAN Allah, maka saya berani berkata bahwa itu bukan Allah saya.

Tidak ada yang perlu marah, melainkan cukup merenung saja.

JIKA KITA CERMATI, BUKANKAH gerakan Pentakosta dan Kharismatik yang dimulai Richard Spurling tahun 1886, diteruskan Charles Parham tahun 1898, di populerkan William Seymour tahun 1906 dari Azusa Street, adalah sama sesatnya dengan Mormon dan Advent, yaitu mendapat WAHYU TAMBAHAN LUAR ALKITAB? Perbedaannya hanya wahyu tambahan Mormon dan wahyu tambahan Advent bersifat tertulis sedangkan wahyu tambahan kelompok Kharismatik Cs bersifat LISAN.

Harap tidak ada yang marah-marah dulu melainkan merenungkannya.

Doktrin bahwa Alkitab adalah Satu-satunya firman Tuhan, Alkitab adalah kanon tertutup, bahwa proses pewahyuan hanya sampai kitab Wahyu 22:21 yang terjadi di pulau Patmos sekitar tahun 98 AD, kepada RASUL TERAKHIR adalah SANGAT PENTING DAN UTAMA.

Siapapun yang percaya bahwa Alkitab KANON Tertutup seharusnya tahu bahwa proses pewahyuan sudah BERHENTI sampai kitab WAHYU. Sehubungan dengan iman demikian maka percaya bahwa siapapun yang berkata bahwa ia mendapatkan wahyu, baik Mr. M, Joseph Smith, EGW, Binny H., Partadji, Neko, Yakob Nonowe dan siapa saja yang bernubuat dan berbahasa lidah, dan mempercayai penampakan malaikat, sesudah peristiwa di pulau Patmos, adalah SALAH.

Oh, Dr. Liauw membatasi Allah. Ini tuduhan bodoh, karena tidak mungkin manusia membatasi Allah, yang benar adalah Allah membatasi manusia agar tidak disesatkan oleh tipu muslihat iblis. Allah mau anak-anakNya hanya percaya Alkitab saja yang adalah FirmanNya tidak boleh percaya yang lain lagi.

Hati-hati, zaman Rasul Paulus saja sudah ada Yesus lain, Injil lain, dan roh lain. Coba baca ayat ini 👇👇

2 Kor 11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

Yesus Kristus yang asli adalah yang dilukiskan persis sesuai kata-kata dalam Alkitab saja tanpa tawut wajah. Sedangkan Yesus lain adalah yang dapat informasi tambahan dari luar Alkitab, yang identitasnya terjadi penambahan oleh informasi malaikat, mimpi, dan lain-lain. Yesus palsu datang bolak balik mengunjungi orang tertentu dan sebagainya. Yesus yang datang menemui seseorang itu Yesus lain, karena Yesus yang Alkitabiah akan datang bersama malaikatNya saat sangkakala berbunyi.

Hati-hati dengan Injil yang lain, karena banyak beredar Injil lain, seperti Injil sukses, Injil yang tambah Taurat, tambah baptisan, bahkan yang tambah menjalani kehidupan yang SEMPURNA.

Hati-hati dengan roh lain, karena ada roh yang membuat orang bertumbangan, Roh yang membuat orang menggelepar-gelepar di lantai, roh yang membuat orang tertawa, menangis, lompat-lompat, teriak-teriak, dan berbagai tingkah tidak wajar. Roh Kudus yang sesuai Alkitab pasti sopan dan teratur (1 Kor 14:40), tenang dan damai.

Mengapa di hari-hari terakhir akan banyak orang Kristen yang dienyahkan? (Mat. 7:21-23). Jawabannya, karena mereka sesungguhnya percaya pada Allah lain, Yesus lain, Injil lain, dan roh lain.

Ajaran-ajaran sesat mewabahi kekristenan, lolos dari yang satu akan disambar yang lain. Ketika Tuhan datang Ia akan dapatkan hanya segelintir orang yang beriman padanya secara benar, pada Injil yang benar, dan dengan roh yang benar. Tuhan berkata dengan sangat pesimis, “jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” (Luk. 18:8).

Camkanlah, dan jadilah orang Kristen yang penuh hikmat terutama dalam hal beriman.

Jakarta, 1 Nov. 2017
Dr. Suhento Liauw
<www.graphe-ministry.org>
<drsuhentoliauwblog.graphe-ministry.org>
YouTube channel: GBIA GRAPHE & GBIA INDONESIA.

Maranatha!

Leave a Reply

Your email address will not be published.