DUA KATEGORI KESESATAN

Dalam kekristenan sesungguhnya lebih banyak kesesatan dan lebih berbahaya dari agama lain. Mengapa? Karena semua pemalsuan, yang paling canggih dan berbahaya itu adalah yang paling mirip dengan yang aslinya. Agama non-Kristen kesesatannya sudah sangat jelas, nyolok. Sedangkan kesesatan dalam kekristenan sangat sulit dideteksi terutama bagi orang yang tidak berusaha mendapatkan kebenaran. Ketika hati orang menyimpang sedikit saja dari tujuan mencari kebenaran, ia tidak akan dapat lagi menemukan kebenaran.

Hikmat dan kebijaksanaan yang sesungguhnya bukanlah yang sanggup membedakan antara yang benar dan yang salah, tetapi yang sanggup membedakan antara yang benar dari yang hampir-hampir benar. Ketika Anda mencari uang asli dari puluhan uang palsu, Anda mengamati PERSAMAANNYA atau PERBEDAANNYA? Kekristenan ada ribuan denominasi, bagaikan hutan yang lebat yang siapapun memasukinya sangat mungkin akan tersesat.

Namun jika kita kelompokkan, sesungguhnya dalam kekristenan Hanya Ada Dua Kategori Kesesatan, yaitu kelompok yang salah menafsirkan Alkitab, dan kelompok yang keluar dari Alkitab.

1. Kelompok yang salah menafsirkan Alkitab:

SSJ jelas salah menafsirkan Alkitab, sehingga menyangkal Tritunggal, dan berarti juga menyangkal keilahian Yesus.

Reformed karena terlalu mendengarkan John Calvin akhirnya ikut terseret theologi PREDESTINASI. Saking salahnya penafsiran Calvin, dia mengajarkan bahwa Allah yang menetapkan kejatuhan Adam. Bukan cuma itu, menurutnya semua kejahatan di muka bumi itu Allah yang tetapkan.

Dua kelompok tersebut hanya contoh, tentu masih banyak lagi kelompok yang salah menafsirkan Alkitab.

2. Kelompok yang keluar dari Alkitab.

Tadi kategori Kesesatan pertama ialah salah menafsirkan Alkitab. Mereka tidak secara terang-terangan memiliki tambahan otoritas selain Alkitab.

Tetapi kategori Kesesatan kedua ini ialah keluar dari Alkitab, artinya selain Alkitab mereka percaya masih ada otoritas yang setara dengan Alkitab.

Katolik nambah banyak sekali; Apokripha, Tradisi (paradosis), Dekrit Paus. Kelompok Orthodox sama seperti Katolik dalam hal ini.

Mormon, Christian Science, Advent, memiliki Kitab di luar Alkitab yang mereka yakni firman Tuhan. Advent meyakini tulisan EGW itu diinspirasikan.

Kelompok yang lebih parah ialah yang penambahan firmannya SECARA LISAN, yaitu kelompok Kharismatik. Mereka percaya MASIH ADA firman Tuhan di dalam mimpi, dan masih ada bisikan roh, masih ada penglihatan dll. Mereka sering bernubuat, dan kalau nubuatan mereka tidak terjadi, mereka tenang-tenang saja karena pengikut mereka buta rohani. Padahal di PL Tuhan sudah berpesan bahwa jika ada orang yang berlagak jadi nabi dan bernubuat, kemudian nubuatannya tidak terjadi, maka rajam dia.

Ada pengkhotbah yang berkata bahwa Tuhan Yesus langsung kasih instruksi kepadanya untuk menghardik Virus Covid, dan virus akan segera berhenti. Tetapi sampai saat saya menulis artikel ini pandemi sudah berlangsung satu tahun dan belum ada tanda bahwa virus Covid kena hardik olehnya. Sesungguhnya dia pembohong dan penipu, dia bertindak untung-untungan jika pandemi Covid berhenti maka dia akan mengklaim karena hardikannya.

Ada juga pengkhotbah yang menceritakan mimpinya, bahwa dia bermimpi bercumbu dengan perempuan yang sangat cantik, dan dia bukan cuma percaya Tuhan masih memberikan mimpi setelah Alkitab selesai, bahkan ia menjelaskan bahwa wanita cantik dalam mimpinya yang mencumbuinya itu Roh Kudus. Seharusnya setelah Alkitab selesai sampai kitab Wahyu maka tidak ada lagi mimpi yang dari Tuhan. Semua mimpi kita itu karena kebanyakan berpikir atau dari iblis.

Ada juga pengkhotbah yang bercerita bahwa dia dibawa ke Sorga dan ditahbiskan di Sorga. Juga ada yang bercerita dia diajak ke neraka untuk melihat kengerian Neraka. Pengikut mereka mendengar sambil melongo, karena tidak tahu bahwa itu sesungguhnya masuk kategori Kesesatan yang kedua, yaitu menyimpang dari fondasi iman, yaitu Alkitab.

Alkitab adalah SATU-SATUNYA FIRMAN TUHAN, di luar Alkitab tidak ada firman Tuhan baik lisan maupun tertulis. Pengakuan iman ini adalah fondasi dari semua pengakuan iman yang lain. Pengakuan iman bahwa Yesus satu-satunya Juruselamat tidak berdasar sama sekali jika Alkitab bukan satu-satunya firman Tuhan. Dan konsekuensi lebih lanjut dari pengakuan iman bahwa  Alkitab satu-satunya firman Tuhan ialah proses pewahyuan hanya sampai kitab Wahyu 22:21. Dan sesudah kitab Wahyu 22 :21 selanjutnya Tuhan tidak menurunkan wahyu lagi, proses pewahyuan dihentikan.

Mengapa Tuhan hentikan proses pewahyuan? Karena jika tidak dihentikan, maka firman Tuhan BELUM FINAL, atau belum standar, belum absolut. Tuhan tahu iblis akan melakukan tipu muslihat memunculkan orang-orang yang berkata bahwa dia dapat wahyu dari Tuhan. Mr. M dapat wahyu di gua, Joseph Smith dapat wahyu diantar malaikat, dan seterusnya tidak akan ada habis-habisnya, dan manusia pasti tambah dibingungkan.

Ada orang berkata, jangan membatasi Allah, Dia maha kuasa dan bisa melakukan apa saja. Hmm coba dipikir dengan matang, kita yang batasi Allah atau Allah yang membatasi kita dengan Alkitab? Jika seratus orang saja berkata Tuhan turunkan wahyu kepadanya, dan kemudian muncul seratus kitab yang isinya bertentangan, siapakah yang bingung, dan siapakah yang dicelakakan? Allah maha kuasa, namun Dia Allah yang berhikmat yang mustahil melakukan hal-hal yang bisa merusak FirmanNya dan programNya.

Tulisan saya ini tidak bermaksud mengecam siapapun, dan tidak bermaksud menjelekkan siapapun atau denominasi manapun, melainkan hanya menyatakan kebenaran menurut pemahaman saya. Anda boleh tidak setuju, makanan yang enak hanya ditawarkan kalau dipaksakan itu kemungkinan racun. Harapan saya artikel singkat ini akan membantu Anda menyadari posisi Anda jika Anda sedang berada dalam kesesatan. Atau setidaknya akan merangsang Anda mencari kebenaran untuk memastikan posisi Anda berada dalam kebenaran. Dan saya berdoa kiranya Tuhan menyertai, menuntun, dan memberi hikmat kepada Anda.

Seorang bapak di jemaat Graphe bersaksi, sampai usia lebih 60th, dia mencari agama yang benar. Beliau Jawa asli yang suka dengar cerita wayang. Saat dia berusaha mencari siaran radio cerita wayang, tidak sengaja, tangannya memutar-mutar dan berhenti di Radio Berita Klasik (RBK) AM 828, dan dia tersentak dan terus mendengarkan penguraian Alkitab dari Matius smp Wahyu. Setelah berbulan-bulan akhirnya dia menerima Yesus, dan datang berjemaat. Kini beliau sudah meninggal, pergi bersama Tuhan.

Silakan berkunjung ke Website kami, atau channel YouTube kami, bahkan boleh Japri saya.

Jakarta, 29 Januari 2021
DR. SUHENTO LIAUW, Th. D.
<www.graphe-ministry.org>
YouTube channel: GBIA GRAPHE
Maranatha!

Leave a Reply

Your email address will not be published.