SIKAP TERHADAP KEBENARAN

Kebenaran jika tidak dinyatakan atau dikumandangkan, melainkan disimpan atau didiamkan, maka dia sama sekali tidak berguna. Maka itu Tuhan perintahkan murid-muridNya pergi beritakan Injil kepada segala makhluk.

Ketika kebenaran diungkapkan Dia bisa berakibat manis maupun pahit. Dia akan berakibat pahit HANYA BAGI ORANG yang bukan mencari kebenaran melainkan pembenaran. Sedangkan bagi orang yang cinta kebenaran dan yang mencari kebenaran, ketika kebenaran disingkapkan sekalipun itu bertentangan dengan keyakinan yang sedang dipegangnya, namun karena motivasinya ialah mencari kebenaran maka penyingkapan itu indah. Saya menyaksikan banyak kali sikap bahagia dari pencari kebenaran ketika mereka mendapatkan sesuatu yang mereka cari selama ini.

Ketika seorang pencari kebenaran membaca sesuatu yang dengan keras menyatakan bahwa sesuatu yang sedang diyakininya SALAH, sesungguhnya dia tidak perlu marah atau kesal. Bahkan setelah dia telusuri dan ternyata sebaliknya, orang itulah yang salah, pun dia tidak perlu marah, malahan perlu kasihan pada orang yang menulis.

Jika Anda yakin pengajaran yang sedang Anda imani lebih benar atau lebih alkitabiah, maka seharusnya Anda lebih sopan, karakter Anda lebih baik, dan moral Anda lebih tinggi. Tetapi ketika Anda baca sebuah artikel dan itu sangat bertentangan dengan keyakinan Anda, lalu hati Anda tergoncang, dan Anda marah, lalu maki-maki, memcemooh, bahkan mulai menghujat yang menulis, maka dari sikap Anda ini dapat dipastikan Anda bukan orang yang sedang meyakini kebenaran. Sangat mungkin Anda adalah pengikut bidat atau setidaknya pengajaran yang sedang Anda yakini itu tidak alkitabiah sehingga Anda tidak lahir baru dan memperlihatkan sikap orang tidak lahir baru.

Pencari kebenaran yang mengikuti perintah Tuhan untuk mencari dahulu Kerajaan Allah dan KebenaranNya,  ketika membaca artikel apapun dan yang ditulis siapapun tidak mungkin membuat dia marah. Dia akan mengelola input itu dan jika didapatkannya bahwa itu benar, bahkan lebih benar dari yang sedang diyakininya, dia akan berbahagia. Namun, sekalipun artikel itu sangat salah, bahkan sesat sekali, dia juga tidak perlu marah apalagi memperlihatkan watak iblis, sebaliknya dia perlu berdoa untuk penulis artikel yang menurut dia salah agar Tuhan menolongnya dan menuntunnya mendapatkan kebenaran yang sesungguhnya. Sikap ini akan menunjukkan bahwa pengajaran yang sedang Anda imani sungguh lebih benar.

Saya menulis ini dengan kasih Kristus, dengan harapan dapat memberi masukan pada orang Kristen yang menggembar-gemborkan diri pengikut Kristus agar ketika membaca artikel apapun bisa memancarkan karakter Kristus.

Jakarta, 8 November 2020
DR. SUHENTO LIAUW
<www.graphe-ministry.org>
YouTube channel: GBIA GRAPHE
MARANATHA!

Jika Anda ada pertanyaan tentang kekristenan dan Alkitab, boleh menghubungi saya secara pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.