DUA UJUNG SEUTAS TALI

Ujung seutas tali selalu dua saja, dan ujung sebuah tongkat juga hanya dua saja. Lihatlah, dan amatilah semua agama yang ada, dan ketahuilah bahwa semua agama hanya akan terkelompokkan kepada dua ujung, karena kompetitor dalam hal iman itu hanya dua saja yaitu Allah Pencipta dan malaikat pembangkang yang bernama Lucifer. Dan repotnya Lucifer ini tidak mau pakai namanya, melainkan menyebut dirinya Allah juga. Hal ini menyebabkan banyak orang yang menyembah Allah menyangka mereka menyembah Allah Sang Pencipta padahal yang mereka sembah ialah sebutan Allah yang dipakai Lucifer. Sesungguhnya tulisan huruf A dalam kata allah, besar atau kecil tidak ada pengaruhnya, melainkan yang harus diperhatikan ialah INTI HAKEKATNYA.

Allah Jehovah Pencipta alam semesta mengasihi manusia, tetapi manusia lebih percaya pada bohongan Allah Lucifer, dan jatuh ke dalam dosa. Dan sesuai hukum Allah Jehovah dosa tidak bisa diselesaikan dengan apapun selain dihukumkan. Oleh sebab kasihNya kepada manusia, Allah Jehovah mengosongkan Diri menjadi manusia untuk menanggung hukuman dosa manusia hingga disalibkan.

Yesus dalam bahasa Ibraninya ialah Jehoshua (dipendekkan jadi Joshua) yang adalah kontraksi dari dua kata yaitu Jehovah dan Yasha. Yasha (ישׁע) adalah kata kerja bahasa Ibrani yang artinya MENYELAMATKAN. Jadi, nama Yesus sesungguhnya berarti Jehovah menyelamatkan. Jalan keselamatan dari Allah Jehovah hanya satu, tidak mungkin dua apalagi tiga, empat dan seterusnya. Satu-satunya jalan keselamatanNya ialah melalui bertobat dan beriman kepada Sang Juruselamat yang adalah Allah Jehovah sendiri yang mengosongkan Diri menjadi manusia.

Allah Jehovah menjanjikan Juruselamat sejak kejatuhan Adam. Adam dan semua orang di zaman PL harus bertobat dan percaya kepada Juruselamat yang dijanjikan, yang akan datang. Kemudian Juruselamat datang dan dihukumkan menggantikan manusia. Kita yang hidup sesudah penyaliban juga harus bertobat dan percaya kepada Juruselamat yang sudah datang.

Banyak orang tidak sanggup melihat bahwa kemudian Lucifer yang juga menyebut dirinya Allah menciptakan berbagai jalan, yang tentu katanya juga ke Sorga, tetapi Sorganya tentu berbeda. Lebih banyak lagi orang yang tidak sanggup melihat bahwa Lucifer berusaha mengganggu jalan keselamatan dari Jehovah. Ketika Allah Jehovah mengosongkan Diri dan datang kepada bangsa Israel, mereka dihasut Lucifer untuk menentangNya, menolakNya, dan meminta agar Dia disalibkan.

Jalan ke Sorga hanya satu, yaitu melalui Juruselamat yang disediakan oleh Jehovah. Juruselamat, Mesias, Kristus, Pribadi yang diurapi adalah satu-satunya jalan keselamatan dari Allah Jehovah. Orang yang percaya kepada Kristus disebut Kristen.

Tetapi Lucifer bukan hanya menciptakan berbagai jalan ke Sorga melalui berbagai agama, bahkan juga mengacaukan jalan dari Jehovah yang satu itu, yaitu yang disebut Kristen. Ia mengaduk-aduk kekristenan hingga pengajarannya kacau. Ia memperkenalkan Yesus yang lain, seperti yang terjadi di Korintus (2 Kor. 11:4). Dan menyimpangkan Injil menjadi Injil lain (Gal. 1:6-7), serta memasukkan roh lain yang berbeda dari yang tercatat dalam Alkitab.

Yesus lain yang Lucifer perkenalkan ialah yang berambut gondrong, padahal Alkitab mengajarkan laki-laki harus berambut pendek, dan membuat patungnya dimana-mana. Yesus lain itu mereka katakan lahir tgl 25 Desember, dan disalibkan pada hari Jumat. Padahal Yesus asli tidak mungkin lahir tgl 25 Desember, karena kaisar Agustus perintahkan sensus seluruh Romawi saat Yesus lahir, dan tidak mungkin setiap orang seluruh Romawi bisa kembali ke tempat lahirnya masing-masing di musim dingin. Sensus seluruh dunia tidak mungkin dilakukan di musim dingin, karena bukan hanya orang dari Nazareth harus ke Bethlehem (Yusuf-Maria), berarti orang Roma yang di Yerusalem juga harus berangkat pulang menuju Roma. Bahkan sensus lokal pun tidak mungkin dilaksanakan di musim dingin. Dan gembala pun tidak mungkin bermalam di padang saat musim dingin. Yesus sesungguhnya lahir di musim panas, mustahil di musim dingin.

[ http://graphe-ministry.org/downloads/kelahiran_Kristus.pdf ]. Dan Yesus alkitabiah tidak disalib hari Jumat melainkan hari Rabu [ http://graphe-ministry.org/downloads/hari_kematian_Kristus.pdf ].

Ketika pada sekitar awal abad ke-4 Lucifer pernah menggiring orang Kristen menyembah Yesus lain, dan ia menggabungkan kekristenan dengan negara, dan melakukan pembaptisan bayi. Saat itu orang-orang Kristen murni alkitabiah tidak mau ikut bergabung. Kristen Alkitabiah ini memisahkan diri, dan tetap membaptis hanya terhadap orang yang membuat pengakuan iman, dan membaptis ulang orang-orang yang sudah “dibaptis” saat bayi. Kristen murni ini kemudian dinamakan ANABAPTIS, yang artinya PEMBAPTIS ULANG. Kristen buatan Lucifer yang bergabung dengan negara mencari dan menganiaya, membunuh kaum ANABAPTIS karena kaum Anabaptis menyatakan mereka sesat dan mereka dipimpin Lucifer. Mereka tidak memiliki argumentasi yang alkitabiah maka mereka memakai kekerasan, dan membungkam pengritik mereka dengan membunuh mereka.

Saat itu agama atau masalah iman hanya ada dua ujung bagai seutas tali atau sebatang tongkat. Di satu ujung adalah agama (gereja) yang di-backup negara (state-church), dan di ujung yang lain adalah agama (gereja) yang dipimpin Yesus Kristus asli yang dijalankan sesuai Alkitab yaitu kaum ANABAPTIS. Banyak ANABAPTIS telah dibakar hidup-hidup, dipenggal, ditenggelamkan, dan mati dalam penjara.

Pada tahun 1517 sejumlah orang Kristen dalam gereja yang dipimpin Lucifer keluar karena menyadari kesalahan gereja tersebut. Tetapi sayang sekali mereka masih tetap melakukan kesalahan prinsip yaitu MEMBAPTIS BAYI yang belum mengerti apapun, dan gereja BERSATU dengan NEGARA.

Th 1534 Ignatius Loyola dengan enam temannya menghadap Paus Paul III, untuk mendirikan ordo Jesuit, yang tujuan utamanya ialah membawa kembali “saudara” yang memisahkan diri. Maksud mereka ialah bahwa kaum PROTESTAN yang memisahkan diri harus dibawa kembali apapun caranya, kapanpun waktunya. Menurut Alberto Rivera { https://en.m.wikipedia.org/wiki/Alberto_Rivera_(activist) } mereka menyusupkan orang-orang mereka ke berbagai denominasi Protestan untuk merebut posisi pimpinan agar bisa menyetir organisasi mereka masuk kembali ke pangkuan pelacur besar (Wah 17:1-5). Mungkinkah ketua sinode Anda sesungguhnya adalah agen Jesuit yang diselundupkan? Amatilah!

Tak bisa dipungkiri jika seseorang mengamati dengan seksama, kelompok Protestan kini semakin mendekat kembali ke induknya. Banyak gereja Protestan yang sudah ikut-ikutan acara Rabu Abu, Kamis Putih, Jumat Agung dll. Dulu Protestan hanya memakai salib tanpa patung, kini bahkan patung dipasang di berbagai bukit di kantong-kantong Kristen. Semakin banyak orang Protestan yang tidak mengerti perbedaan doktrin mereka dengan gereja yang dulu diprotes Luther, karena setelah ratusan tahun efek baptisan bayi telah menyebabkan GEREJA dipenuhi kembali dengan Kristen KTP. Saking tidak mengerti, sehingga ada yang berpikir mengapa perlu banyak denominasi gereja, mengapa tidak satu saja? Tak terpikirkan olehnya seandainya hanya satu dan yang satu itu justru yang sesat seperti pernah terjadi di masa lalu. Kelihatannya kerja keras Ignatius Loyola semakin membawa hasil, semua denominasi sedang menuju kembali ke Roma.

Bahkan sesungguhnya menurut Dave Hunt, dalam bukunya  A Woman Rides the Beast, bahwa pelacur besar dalam kitab Wahyu 17:1-5, adalah pimpinan gereja yang dulu digabungkan dengan negara oleh kaisar Konstantin. Mengapa Alkitab menggambarkannya sebagai pelacur? Jawabannya, karena SIFAT PELACUR yang mengakomodasi setiap laki-laki, sama sifatnya dengan gereja  yang mengakomodasi semua aliran bahkan semua bentuk iman. Gerakan ekumene sesungguhnya adalah sebuah gerakan PELACURAN ROHANI.  Silakan baca buku Michael de Semlyen yang berjudul  All Roads Lead to Rome [ https://www.google.co.id/search?q=all+roads+lead+to+rome+michael+de+semlyen+pdf]. Michael dengan gamblang menunjukkan bahwa gerakan menuju ke Roma sangat masif.

Banyak orang gagal melihat proses pembentukan Kerajaan Kelima dari jari kaki patung mimpi Nebukadnezar yang besi campur tanah liat, yang sedang dibentuk (Daniel 2). Seluruh dunia akan berada di bawah genggaman si pelacur besar dengan ONE WORLD RELIGION, ONE WORLD GOVERNMENT, dan ONE WORLD ECONOMY.

Pelacur besar kini sedang mengumpulkan semua laki-laki sebanyak-banyaknya ke atas ranjangnya, yang secara rohani bisa diartikan menyatukan semua gereja bahkan semua agama.

Banyak orang sulit mengerti bahwa gerakan Kharismatik sesungguhnya adalah alat perekat atau lem yang dimunculkan Lucifer yang sifatnya menyatukan semua kelompok untuknya. Oleh sebab itu hampir di semua kelompok ada Kharismatiknya, Katolik Kharismatik, Hindu kharismatik, Budha kharismatik bahkan Islam kharismatik. Gerakan ini dimunculkan untuk menggiring orang Kristen ke arah superstisius (perdukunan) dan meninggalkan akal sehat serta doktrin yang sehat. Mereka didorong meninggalkan sikap kritis dengan menjunjung slogan JANGAN MENGHAKIMI supaya yang salah tetap salah. Dan menentang doktrin serta akal sehat, sambil berkata kami pakai Roh Kudus tidak pakai akal budi. Kekacauan mereka dahsyat.

Menjelang kedatangan Kristus, saat Rapture, bukan hanya semua gereja akan disatukan bahkan semua agama akan disatukan ke bawah pangkuan Pelacur Besar (Wah.17:1-5). Sudahkah pembaca melihat arah gerakan berbagai gereja dan agama yang sedang menuju ke sebuah ujung?  Setelah iblis menggebrak dunia dengan tindakan ekstrimis yang menggetarkan hati, video-video tindakan menggerek leher orang yang tak sanggup ditonton Ibu-ibu, kini pendulum akan mengayun ke arah berlawanan yaitu beramai-ramai menuju toleransi bahkan akan digiring Lucifer menggenapi nubuatan Wahyu 13:15 bahwa semua agama akan disatukan, dan setelah disatukan semuanya akan diharuskan untuk menyembah Lucifer, atau dibunuh. Satu Agama Dunia atau One World Religion di bawah si Pelacur Besar.

Kesimpulannya, situasi nanti akan kembali seperti zaman Konstantin menyatukan semua iman ke dalam gereja Roma Raya, dan sekarang hal serupa sedang berjalan. Pada saat itu hanya Kaum ANABAPTIS yang akan  bertahan sebagaimana terjadi pada abad ke-4 sampai sekarang.

Nanti pada akhirnya hanya ada dua ujung sebagaimana seutas tali atau di sebuah tongkat. Semua gereja dan agama yang dipimpin Lucifer akan berkumpul di satu ujung, sedangkan gereja alkitabiah akan bertahan di ujung yang berlawanan. Kontestan masalah iman bukan lima atau enam melainkan hanya dua, yaitu antara Allah Jehovah dan allah Lucifer.

Dapatkah pembaca memantau, menilai, sesungguhnya apakah iman pembaca, atau gereja pembaca sedang menuju ujung yang mana? GBIA, Graphe, adalah orang Kristen yang meneruskan iman kaum ANABAPTIS di abad 21, yang menjunjung tinggi doktrin alkitabiah.  Camkanlah, seutas tali hanya ada dua ujungnya, jika iman Anda tidak semakin mendekati ujung iman alkitabiah, maka tidak ada ujung lain lagi selain di ujung yang bersama si pelacur besar itu.

Saya berdoa semoga tulisan pendek ini bisa merangsang Anda untuk setidaknya mulai mengamati pergerakan gereja-gereja bahkan agama-agama, karena nubuatan bahwa semua agama akan bersatu sebagai One World Religion di bawah Lucifer PASTI akan digenapi. Masalahnya hanyalah siapakah yang menggenapkan sisi negatif nubuatan sebagai komponen yang berkumpul di ujung bersama Pelacur Besar, dan siapakah Remnant Kristen Alkitabiah yang setia sampai akhir di satu ujung yang lain. Ingat, hanya ada dua ujung saja, dalam perkara rohani hanya dua kompetitor yaitu Allah yang di lawan oleh iblis. Secara pribadi, Anda lebih dekat ke ujung yang mana?

Saya sangat amat heran, ada orang Kristen tidak suka saya, kata mereka pengajaran saya keras. Mereka berkata terlalu keras, mungkin maksud mereka TERLALU ALKITABIAH, dan tanpa mereka sadari oleh sikap mereka itu maka mereka akan bergeser ke posisi pelacur besar yang lembut dan penuh kompromi dan menyenangkan semua orang.

Tidak ada pihak yang perlu marah ketika membaca renungan ini karena kami tidak pernah memaksa siapapun menerima pandangan kami, melainkan cukup merenungkannya saja. Tentu pembaca juga boleh tidak setuju dengan saya, bahkan boleh menentang saya. Tetapi ingat ujungnya hanya dua, dan saya di ujung yang bertentangan dengan si pelacur besar. *Anda dan gereja Anda semakin mendekat ke ujung yang mana? * Jika sekarang belum terlihat jelas, AMATILAH suatu hari pasti akan terlihat, dan ketika hal itu semakin jelas ingatlah artikel ini, tetapi awas jangan terlambat atau kepekaan rohani Anda menjadi sirna.

Jakarta, 14 Januari 2018
Dr. Suhento Liauw
<www.graphe-ministry.org>
<drsuhentoliauwblog.graphe-ministry.org>
YouTube Channel: GBIA GRAPHE
Maranatha!

Leave a Reply

Your email address will not be published.